

TULUNGAGUNG,HARIAN-NEWS.com – Semoga penyaluran bantuan pangan ini bisa membantu meringankan beban ekonomi masyarakat Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, hal itu disampaikan oleh Ir. Ledang Hadiwiyono selaku Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, pekan lalu, Senin (29/6).
Ledang Hadiwiyono menambahkan, penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat rawan pangan akibat dampak pandemi Covid – 19 di seluruh Desa/Kelurahan merupakan bagian dari kegiatan Pengembangan Cadangan Pemerintah.
Bantuan pangan tersebut di antaranya berupa beras 10 kilogram , gula 5 kg , minyak goreng 2 liter.
“Dengan adanya bantuan ini diharapkan ketersediaan pangan masyarakat penerima dapat meningkat dan lebih terjamin kualitas gizinya, apalagi dalam menghadapi situasi wabah Covid- 19, semoga bantuan ini bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan pangan warga masyarakat, terutama warga miskin,” kata Ledang Hadiwiyono.

Tampak hadir perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Desa Nglurup beserta jajarannya, juga hadir tokoh masyarakat, Babinkabtibmas, Babinsa.
Respon positif disampaikan oleh Suji selaku Kepala Desa Nglurup, penyaluran bantuan ini tentunya sangat berarti bagi warga masyarakat Desa Nglurup sehingga daya tahan ekoonomi keluarga yang mayoritas petani mampu bertahan.
” Bantuan bahan pangan tahap ke 3 dari Dinas Ketahanan Pangan untuk warga yang menerima senilai Rp200.000., warga penerima 164 KK, semoga berkelanjutan,” kata Suji.
Teknis penyaluran bantuan tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan,mengingat masih adanya pandemi covid 19,dan ditengah tengah acara berlangsung tampak petugas kesehatan membagikan masker kepada masyarakat yang datang sehingga masyarakat bisa duduk dengan tenang.
Ada tujuh (7) desa yang mendapatkan bantuan pangan dari Dinas Ketahanan Pangan, tiga (3) desa di Kecamatan Pagerwojo yakni; Desa Gondang Gunung, Desa Krandinan, dan Desa Wonorejo, sedangkan tiga (3) desa di Kecamatan Sendang ; desa yaitu Desa Nyawangan, Desa Nglurup, dan desa Geger, serta satu (1) desa di Kecamatan Pucang laban; Desa Kalidawe.(rif/red)
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !