

Prestasi Dalam Bingkai Pendidikan Karakter di SMAN 1 Ngunut, Tulungagung
HARIAN-NEWS.COM (TULUNGAGUNG) – Kematangan dan kesadaran para pemangku pendidikan di SMA Negeri 1 Ngunut menjadi keniscayaan bagi orangtua siswa atau wali murid untuk berpartisipasi aktif mendukung program-program sekolah.
Prestasi akademik itu penting begitu juga dengan prestasi non akademik juga patut dibanggakan baik bagi siswa, orangtua juga bagi sekolah.

Apakah itu sudah cukup? Jawabnya tentu belum. Ada hal yang lain yang dapat menyempurnakan prestasi akademik maupun prestasi non akadaemik, yakni siswa memiliki budi pekerti dan akhlak terpuji (pendidikan karakter).

Bekal dari guru berupa berbagai ilmu dan tuntunan akan menjadi bekal hidup bagi siswa dalam bermasyarakat sebagai makhluk sosial, prinsip-prinsip itulah yang “diugemi”(dianut) oleh Kepala SMA Negeri 1 Ngunut beserta dewan guru, tata usaha dan komite sekolah (stakeholder).
Menurut Kepala SMAN 1 Ngunut melalui Humasnya Mashadi dan wakil kepala sekolah Ika Yuliatin, pendidikan karakter sudah tertuang dan terintegrasi dalam masing-masing mata pelajaran. Untuk lebih fokusnya di bidang studi Agama, PPKn,.

Sebagai contoh penanaman karakter pada kegiatan di masjid sekolah, misalnya, sholat dhuhur berjamaah, sholat dhuha, membaca Yasin bersama sama, setiap awal tahun diadakan penguatan pendidikan karakter. Setiap pagi mematikan mesin kendaraan sampai ke tempat parkir untuk melatih kesabaran anak juga mengurangi polusi di sekolah, pada jam istirahat diperdengarkan lagu kebangsaan sebagai wujud kebanggaan cinta tanah air.
Ditambahkan Mashadi bahwa di SMAN 1 Ngunut ada program Yasin Tahlil Anjangsana, “ Jadi kita adakan bergiliran dengan datang ke rumah anak” selain itu adapula kegiatan musholaku cantik. “
“ Anak anak kita ajak membersihkan dan mengecat mushola secara bersama dengan masyarakat sekitar,” ungkap Mashadi.
Dibidang lain tentunya ada kemandirian, kejujuran, dan semua mengacu pada pendidikan karakter. “ Lebih jelasnya pendidikan karakter sudah ada di kurikulum, misalnya saat diskusi, disitu anak dilatih untuk menyampaikan pendapat secara baik, jujur dalam melakukan tugas, serta bagaimana menghargai pendapat teman “.

Disampaikan Mashadi dan Ika Yuliatin sabagai wakil kepala sekolah bahwa semua program sekolah utamanya dalam pengembangan pendidikan karakter mandapat apresiasi positif dari wali murid, utamanya untuk program Yasin tahlil anjangsana.
“ Semua stakeholder di SMAN 1 Ngunut mendukung penuh program sekolah utamanya dalam hal pengembangan karakter dan Budi pekerti anak mas,” kata Ika Yuliatin. (ag/bd/red)
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !