160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Pesantren Al Azhaar Tulungagung Mewisuda 7 Santri Hafal 30 Juz dan Mewisuda 76 Santri Katam Yambu’a

Pesantren Al Azhaar Tulungagung WIsuda Santri Katam Yambu’a dan Hafal 30 Juz Al Qur’an, Ahad, 30 Mei 2021

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Sangat membanggakan, baik bagi wali santri, Pesantren Al Azhaar Tulungagung, ustadz, ustadzah dan tentunya warga Kabupaten Tulungagung ketika ada santri yang hafal 30 Juz dan katam Yambu’a.

Sudah sepantasnya Tulungagung berbangga saat sekolah formal mampu menghasilkan ahlul Qur’an. Pada Hari Ahad kemarin, 30 Mei 2021, Pesantren Al Azhaar Tulungagung mewisuda santri yang katam yambu’a sebanyak 76 santri.

Dan mewisuda  7 santri SMA yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz. Saat ditanya program tahfidz untuk sekolah formal.

Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH Imam Mawardi Ridlwan menjelaskan, para santri dapat menyelesaikan hafalan 30 juz karena ketekunan dan keistiqomahannya dalam tirakat menghafal Al Qur’an.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Menghafal Al Qur’an butuh tirakat. Yaitu usaha keras agar membuahkan hasil.  Program unggulan tersebut dimaksudkan untuk menyiapkan generasi yang berkwalitas,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Al Azhaar Tulungagung, Ustadz Aries Kurniawan menjelaskan, SMA Al Azhaar Tulungagung menyiapkan generasi unggul dalam bidang akademik dan sekaligus hafal Al Qur’an.

“Upaya yang dijalankan ada membuat lingkungan kondusif untuk menghafal Al Qur’an. Di samping itu para santri dibina para hafidz hafidzoh setiap hari,” katanya.

Suasana wisuda Al Qur’an dijalankan dengan penuh hikmah dan sederhana menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Wisuda yanbu’a dan tahfidz Al Qur’an diikuti seluruh santri bersama kedua orang tua.

750 x 100 AD PLACEMENT

Saat ditanya, mengapa Al Azhaar Tulungagung menjadikan Al Qur’an sebagai program unggulan?

KH. Imam Mawardi Ridlwan menjelaskan bahwa program tersebut untuk  menanamkan kecintaan santri pada kitab sucinya, ini yang pertama. Yang keduasebagai upaya maksimal para santri menguasai kitab sucinya baik secara verbal atau pratikum. Ketiga upaya menjadikan ilmu pengetahuan bersumber dari kitab suci. Keempat santri menjadi duta Al Qur’an. Menyebarkan kemaslahatan Al Qur’an.

Para wali santri tampak sumringah saat mendapatkan para santri telah menyelesaikan hafalan Qur’annya. Warga Tulungagung dapat memanfaatkan program tahfidz Al Qur’an tersebut. (Al Azhaar/agp)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !