Minggu, 3 Maret 2024

Pelihara Satwa Dilindungi, Warga Asal Tulungagung Harus Berurusan dengan Kepolisian

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – HN (38), warga asal Ngunut, Kabupaten Tulungagung harus berurusan dengan kepolisian setelah kedapatan memelihara satwa yang dilindungi melalui unggahan media sosial Facebook.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKBP Muhamad Nur, menjelaskan bahwa pada hari Selasa, (14/11/2023), pihak kepolisian menerima informasi tentang dugaan pemeliharaan satwa liar oleh HN.

Unit Pidsus Sat Reskrim Tulungagung, di bawah pimpinan Kanit Pidsus Iptu Ziko Bintang, melakukan penyelidikan dan menemukan fakta bahwa HN memelihara satu ekor buaya muara, satu ekor buaya Irian, dan satu ekor landak Jawa.

Pada tanggal 20 November 2023, Unit Pidsus bersama BKSDA melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah HN. Hasilnya, memang didapati satwa-satwa bersangkutan.

Pihak berwenang telah menyita satu ekor buaya muara, satu ekor buaya Irian, dan satu ekor landak Jawa sebagai barang bukti dalam kasus ini.

survey dan pendeteksi sumber air

“HN memperoleh satwa-satwa tersebut melalui akun Facebook pecinta hewan reptil liar Tulungagung,” beber AKBP Muhamad Nur.

HN mengaku berkomunikasi dengan penjual melalui pesan dan nomor handphone. Namun sayangnya, ia tidak lagi menyimpan nomor penjual setelah transaksi.

“Transaksi dilakukan dengan COD di sekitar penyebrangan tambangan Ngunut,” ujar AKBP Muhamad Nur.

BACA JUGA :  Komnas LP-KPK Blitar Antar Pejuang Putra Terbaik Blitar ke Peristirahatan Terakhir

Menurut keterangan HN, Buaya Irian dan Buaya Muara dibeli dengan harga masing-masing Rp. 250.000,00, sedangkan Landak Jawa dibeli dengan harga Rp. 150.000,00.

Saat itu, satwa-satwa tersebut masih berukuran kecil, namun, setelah 7 tahun dipelihara, buaya muara dan buaya Irian tumbuh menjadi kurang lebih 2 meter dengan berat sekitar 50 kg.

Satu ekor buaya muara berukuran sekitar 1 meter dengan berat sekitar 25 kg, sementara landak Jawa berukuran 50 cm dengan berat sekitar 5 kg.

HN mengakui bahwa ia memelihara satwa-satwa tersebut hanya sebagai hobi dan karena iseng. Meskipun ia juga memiliki satwa-satwa lain di sekitar rumahnya, namun, satwa tersebut tidak termasuk dalam jenis yang dilindungi.

HN kini dihadapkan pada masalah hukum, karena tindakan tersebut melanggar Pasal 40 Ayat (2) JO Pasal 21 Ayat (2) UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Dalam kasus ini, HN dapat dikenai pidana denda hingga Rp. 100.000.000,00 dan/atau pidana penjara hingga 5 tahun.

Pelanggaran tersebut berdasarkan perubahan kedua atas peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P. 106 MENLHK/SETJEN/KUM 1/12/2018.

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Progres Pembangunan Spam Kaligoro Untuk Melayani Masyarakat di Dua Kecamatan

Malang, harian-news.com - Tujuan utama pembangunan spam kaligoro, adalah untuk menangani daerah rawan air khususnya di kecamatan Gedangan dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pembangunan SPAM Kaligoro...

Jalur Rajekwesi Kalipare – Donomulyo Malang Longsor, Pemkab Malang Berrgerak Cepat.

Malang, Harian-news.com - Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa tempat, yang salah satunya di Rajekwesi Desa Tumpakrejo...

Rapat Pleno Rekapitulasi Sementara Pemilu Kabupaten Tulungagung Berjalan Mulus

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara ditingkat Kabupaten di Hotel Lojikka Tulungagung pada...

Pameran Kreatif SMK Negeri 1 Buduran: Sembagi Arutala Fashion 2024

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com – Siswa-siswi SMK Negeri 1 Buduran kelas XIII tahun 2024 menggelar pameran bertajuk Sembagi Arutala SK1B Fashion Weekend pada (25/2/2024) malam di...

Siswa SMP Negeri 1 Ngunut , Tulungagung Sukses di G-Olimpiade Nasional 2024

TULUNGAGUNG, Harian- NEWS.com - Sebanyak 37 Siswa SMP N 1 Ngunut mengikuti kegiatan Ratu G-Olympiad yang diadakan pada hari Minggu tanggal 4 Februari 2024...

Didukung Kementerian PAN RB, Inovasi Kopi Pahit Siap Diaplikasikan Keseluruh Puskesmas Sidoarjo

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo. Mereka ingin melihat sejauh mana instansi pemerintah...

Khotaman Kitab Dan Ijazahan Bersama Guru Besar Ilmu Hadits Universitas Al Azhar Mesir

Tulungagung, harian-news.com - Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung pada Ahad (25/02/2024) akan menghadirkan guru besar Universitas Al Azhar Mesir yaitu Prof. Dr. Muhammad Ibrahim...

7.384 Personil Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Pemilu di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, turut serta dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (13/2/2024)...

Lantik Plh. Sekda Tulungagung, Heru Suseno: Proses Sudah Sesuai Ketentuan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, melantik Tri Hariadi sebagai Plh. Sekda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Senin (12/2/2024)...

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pendistribusian Logistik Pemilu di 3 Kecamatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno meninjau persiapan pendistribusian logistik Pemilu di 3 kecamatan pada Senin (12/2/2024), sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan ini...

Mempersiapkan Diri Beribadah Di Bulan Damai

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah usai pencoblosan. Dalam proses penghitungan akan memasuki Bulan Romadhon. Bulan yang penuh keistimewaan. Yaitu bulan damai. Tokoh agama...

Pemilu Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah dilakukan tahap pencoblosan dan hari ini sudah penghitungan data secara real count. Semakin hari paska pemilu semakin panas...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING