Sabtu, 24 Februari 2024

Panen Raya Padi di Tulungagung, Sayangnya Harga Jual Gabah Turun

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Musim panen raya padi di Tulungagung akan berlangsung dalam minggu ke dua Maret, 2023 ini. Seperti di lahan Kelompok Tani Tani Mulyo, Kelurahan Kutoanyar, Tulungagung.

Sayangnya saat panen raya tiba harga jual gabah di sawah cenderung turun. Seperti saat ini, Senin (6/3/2023) harga gabah di sawah Rp 4.200 per kg.

Hal itu disampaikan petani milenial Woko (32) anggota Kelompok Tani Tani Mulyo, Kelurahan Kutoanyar, saat mengawasi penebasan oleh pedagang di barat GOR Lembu Peteng.

Sebenarnya hasil panen padi saat ini bagus, sayangnya harga jual gabah turun dibandingkan sebulan lalu harga jual gabah mencapai Rp 6.000 per kg.

“ Hasilnya ngepres (minim) tidak sesuai dengan biaya yang kami keluarkan untuk pengelolaan sawah. Mulai dari biaya untuk sarana produksi seperti bibit padi Pak Tiwi, pembelian pupuk, biaya panen dan lainnya seperti jaring,” kata Woko.

survey dan pendeteksi sumber air

Dia juga menambahkan, sebenarnya hasil panen saat ini bagus dibanding musim tanam yang lalu. Karena serangan hama tidak terlalu banyak, baik dari serangan hama wereng, tikus dan burung.

“ Dari dua lahan yang saya tanami masing-masing seluas 225 ru atau 3.150 meter2 atau seluas 450 ru setara 6.300 meter persegi, menghasilkan tiga ton gabah kering sawah,” kata Woko.

BACA JUGA :  Desa Curungrejo Rutin Lakukan Penyemprotan dan Bagikan Masker untuk Lawan Covid-19

Woko juga mengungkapkan biaya-biaya yang dikeluarkan mulai dari panen untuk dua lahan sebesar Rp 2 juta, sewa lahan 11 juta /tahun tanah desa (bengkok), biaya pupuk dan pestisida serta jaring.

“ Hasil dari panen sawah untuk menyambung hidup saja, pak, karena selain bertani saya juga kerja jadi kuli bangunan,” ungkap Woko petani termuda di Koptan Tani Mulyo ini.

Dalam setahun sawah bisa ditanami padi sebanyak 3 kali hingga panen, jangka waktunya 4 bulan sekali.

Terkait hasil panen dari sawah yang dikelolanya, Woko, mengungkapkan, dia pernah mengalami gagal panen, dimana dari sawah seluas 6.300 hanya menghasilkan gabah kering sawah sebanyak 1 ton.

“ Saat itu padi diserang hama seperti, wereng, tikus, dan burung,” katanya.

Lahan
Panen Raya di Lahan Sawah Kelurahan Kutoanyar Tulungagung

Dan harga beli oleh pedagang masih terbilang rendah. Penyebab panen serentak ini jumlah gabah di pasaran banyak sehingga terjadi penurunan harga.

Untuk itu, saat ini diperlukan peran serta atau upaya dari pemerintah untuk menjaga kestabilan harga gabah dari petani saat musim panen serentak.

Sehingga saat terjadi musim panen serentak tidak terjadi permainan harga oleh pedagang dan harga gabah yang dijual petani tetap terjaga.

Mungkin yang dapat dilakukan adalah pembelian gabah oleh pemerintah dengan harga Rp. 5000/kg yang mana petani masih mendapatkan keuntungan.

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Khotaman Kitab Dan Ijazahan Bersama Guru Besar Ilmu Hadits Universitas Al Azhar Mesir

Tulungagung, harian-news.com - Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung pada Ahad (25/02/2024) akan menghadirkan guru besar Universitas Al Azhar Mesir yaitu Prof. Dr. Muhammad Ibrahim...

7.384 Personil Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Pemilu di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, turut serta dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (13/2/2024)...

Lantik Plh. Sekda Tulungagung, Heru Suseno: Proses Sudah Sesuai Ketentuan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, melantik Tri Hariadi sebagai Plh. Sekda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Senin (12/2/2024)...

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pendistribusian Logistik Pemilu di 3 Kecamatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno meninjau persiapan pendistribusian logistik Pemilu di 3 kecamatan pada Senin (12/2/2024), sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan ini...

Mempersiapkan Diri Beribadah Di Bulan Damai

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah usai pencoblosan. Dalam proses penghitungan akan memasuki Bulan Romadhon. Bulan yang penuh keistimewaan. Yaitu bulan damai. Tokoh agama...

Pemilu Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah dilakukan tahap pencoblosan dan hari ini sudah penghitungan data secara real count. Semakin hari paska pemilu semakin panas...

Konflik Agraria yang Tak Kunjung Usai di Kalbar, Pangamat : Belum ada Upaya yang Jelas dari Pemda dan BPN

Pontianak Kalbar, Harian-news.com - Pengamat Hukum dan Bijakan Publik kembali soroti persoalan konflik agraria di wilayah Kalimantan Barat seolah-olah tidak pernah berakhir, namun kondisi...

Gus Muhdlor Bakal Relokasi SMPN 2 Tanggulangin

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah berencana untuk merelokasi SMPN 2 Tanggulangin. Pasalnya, Sekolah Menengah Pertama yang berada di Desa Kedungbanteng tersebut saat...

Belajar Bijak Menyikapi Pemilu 2024

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Partai politik yang ikut pemilu di era reformasi sangat banyak. Setiap partai mengusung caleg baik tingkat pusat ataupun daerah. Sangat mustahil...

Ojo Kesusu, Sing Sabar

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi setiap pesta demokrasi baik ditingkat pilkada maupun pilpres bermunculan lembaga swadaya masyarakat menyeleanggkan hitung cepat...

BNNK Sidoarjo dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) Bersinergi

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo melakukan kegiatan kolaborasi dengan beberapa Lembaga Rehabilitasi yang ada di Sidoarjo. Kegiatan meliputi jalan santai dan ngopi...

Relawan Pendukung Prabowo -Gibran Tulungagung Sujud Syukur

Tulungagung, harian-news.com - Para relawan 02 di Kabupaten Tulungagung yang telah melaksanakan tugas pada Kamis (15/02/2024) di Kebun Jambu Rejoagung Tulungagung melakukan sujud syukur...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING