Selasa, 30 Mei 2023

Harga Brambang dan Lombok Melesat Seperti “Jet”

Ibu-ibu rumah tangga kewalahan mengatur uang belanjanya. Begitupun yang dialami warung-warung makan kebingungan mengolah masakannya.

Jika memakai resep masakan biasanya, jelas harga jualnya tidak terjangkau pembeli, tapi jika mengurangi bahan resep masakan pasti rasanya berubah, takut pembeli tidak kembali lagi, bingung itu pastinya.

Itu semua disebabkan mahalnya harga bawang merah (brambang) dan lombok yang sudah terjadi selama sebulan lebih. Biasanya jika terjadi kenaikan itu hanya sesaat, tidak sampai dua minggu.

Saat ini harga lombok rawit , lombok merah dan lombok keriting bertengger dikisaran harga Rp 90 ribu per kilogram hingga 110 ribu per kilogramnya, sedangkan harga brambang dikisaran Rp 60 ribu per kiilogramnya hingga Rp80 ribu per kilogramnya. Harga itu di pasar-pasar tradisional, apalagi jika di warung-warung rumahan harganya lebih “mengerikan”.

Sebagian ibu-ibu rumah tangga akhirnya mencari solusi dengan hanya membeli semampu keungannya, tidak beani beli sesuai timbangan, namun lebih pada berapa uang yang dimilikinya. Yang lain lagi kini pilih beli masakan matang.

Dari pengamatan di pasar pagi  Komplek Pasar Ngemplak, Tulungagung, Jawa Timur. Bertenggernya harga brambang dan lombok tersebut disebabkan kurangnya pasokan dari sentra-sentra  brambang dan lombok. Hal itu disebabkan adanya gagal waktu tanam disebabkan kondisi alam. Dan sebagian petani lokal “kapok” tanam brambang dan lombok, disebabkan tahun lalu saat panen harga brambang hanya Rp 8 ribu per kilogramnya, sementara harga lombok Rp 15 10 ribu per kilogramnya.

Bagaimana pemerintah menjaga stabilitas harga pasar komoditas dapur, tampaknya selama ini tidak bisa. Entah apa sebabnya, apakah ada permainan pedagang besar atau memang faktor lainnya?

Faktanya tiap tahun selalu terjadi kenaikan harga yang tidak terkontrol, bukan naik tapi meroket seperti jet.

Saatnya rumah tangga dan warung makan bisa mengatur stok dan mengamai kondisi pasar harga-harga bahan komuditas dapur. Agar tidak terkaget-kaget saat membutuhkan. Lebih-lebih pada musim hajatan, pastinya biayanya akan membengkak hingga bekali-kali.

Informasi harga-harga komoditas dapur sudah saatnya dibuka dan senantiasa disebarkan ke warga masyarakat, agar ibu-ibu rumah tangga, warung makan, juga petani mampu mengamati kapan-waktu biasanya terjadi kenaikan. Info per bulan dipasang pada papa pengumuman di pasar-pasar.

Pengawasan dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengendalikan harga pasar komuditas dapur. Bahkan jika diperlukan dibuat badan atau lembaga yang mengawasi dan mengaturnya harga agar normal.

 

 

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Gawat!! Malang Bakal Hujan Salju

MALANG, HARIAN-NEWS.com - Menyambut liburan sekolah yang akan segera tiba, Hawai Group Malang mempersembahkan untuk warga Malang dan sekitarnya dengan sebuah pengalaman seru bermain...

SDN 3 Bago: Sekolah Berlimpah Prestasi, Kenapa Kurang Diminati?

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Nama SDN 3 Bago di mata masyarakat mungkin kurang begitu diminati masyarakat. Sebab sekolah tersebut berada di wilayah Kecamatan Tulungagung dan...

Gubernur KIP Buka Festival Mangrove ke -4 Hutan Mangrove Jatim di Pancer Pantai Cengkrong Trenggalek

TRENGGALEK, HARIAN-NEWS.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa (KIP) membuka Festival Mangrove ke- 4 Jawa Timur di kawasan Hutan Mangrove Pancer Pantai Cengkrong,...

Tokoh dan Warga Donomulyo Siap Hantarkan Ganip Warsito Jadi Anggota DPR RI pada Pileg 2024

MALANG,HARIAN-NEWS. com – Berbagai tokoh-tokoh elemen masyarakat Donomulyo hadir dalam rangka Pengukuhan Sekretariat Relawan dan Peresmian Posko Relawan Sedulur Ganip, Sabtu (27/05/2023) di Donomulyo...

Pengendalian Penyebaran HIV/AIDS di Tulungagung Butuh Dukungan Polisi dan Satpol PP

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung berharap toleransi dan komunikasi yang baik antar lintas sektoral dari berbagai  elemen masyarakat, LSM, Dinas/instansi, pelaku usaha...

Komitmen Dinkes Tulungagung Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS. com – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung melalui...

SMPN 3 Kedungwaru Tingkatkan Mutu melalui Pembelajaran Al-Qur’an

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pendididikan merupakan kebutuhan setiap rakyat Indonesia. Dalam Undang-Undang Sisdiknas disebutkan bahwa Tujuan pendidikan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan...

SMPN 2 Sumbergempol, Berprestasi dengan Filosofi Sholat Dhuha

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Kegiatan belajar mengajar yang baik adalah dimulai dengan sholat Dhuha, itulah filosofi yang hari ini dipegang teguh segenap stakeholder pendidikan di...

Musim Pancaroba, Dinkes Himbau Masyarakat Jaga Kesehatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Musim pancaroba seringkali menyebabkan munculnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti flu, gondongan, dan cacar air. Menyadari hal ini, Dinas...

Peduli terhadap Anak Berkebutuhan Khusus, Himpaudi Kapanewon Banguntapan Adakan Workshop Inklusi

BANTUL, HARIAN-NEWS.com – Himpunan Paud Indonesia (Himpaudi) Kapanewon Banguntapan telah mengadakan workshop dengan tema ‘inklusi’ selama dua hari pada 22 dan 23 Mei 2023...

Dinkes Tulungagung Evaluasi Transformasi Teknologi Kesehatan Tahun 2023

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Dalam rangka mewujudkan transformasi teknologi kesehatan tahun 2023, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mengadakan evaluasi implementasi transformasi teknologi kesehatan Tahun 2023 di...

Kabar Terkini Pembangunan Tol Tulungagung – Kediri

TULUNGAGUNG-HARIAN-NEWS.com – Proyek Pembangunan jalan tol Tulungagung – Kediri sepanjang 44,52 km sudah makin jelas, dengan adanya penetapan lokasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING