Sabtu, 18 Mei 2024

Harga Brambang Ambles Hingga Rp 10 Ribu di Pasar Tradisional

TULUNGAGUNG, BLITAR,HARIAN-NEWS.com – Harga Brambang di Pasar Templek Sobontoro, Boyolangu, Tulungagung Rp10.000/ kg nya. Menurut pedagang itu, turunnya harga brambang dikarenakan saat panen raya tiba, bersamaan dengan turunnya hujan sehingga pengepul bambang pada enggan membelinya.

“Pedagang besar atau pengepul dari berbagai kota di Jawa Timur hingga Jawa Tengah tidak mau membeli brambang yang saat panen ke hujan.Terpaksa kini petani menjual sendiri brambangnya,” katanya.

Sementara itu,  harga bawang merah (brambang)  dari tangan petani di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur anjlok drastis. Jika normalnya harga bawang merah Rp13.000, saat ini perkilo hanya laku Rp7.000 saja. Tentu kondisi ini membuat petani menangis. Pasalnya, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya pada awal musim penghujan, harga bawang biasanya mengalami kenaikan 20-30%.

Petani Bawang Merah di Kabupaten Blitar, Prapto (48) mengatakan, harga bawang merah turun drastis hingga 200% lebih. Ia pun tidak tahu faktor utama penyebab jatuhnya bumbu masak tersebut.

“Bawang merah dari petani hari ini berubah harga. Berubahnya sangat ugal-ugalan. Saya kurang tahu penyebabnya, tahu-tahu cuman laku Rp7.000 per kilogram,” ujarnya saat dihubungi HN, Rabu (24/11/2021).

survey dan pendeteksi sumber air

Kondisi yang sama juga dialami petani Tulungagung yang menyebutkan, turunnya harga bawang merah mulai terjadi pada pekan ini. Dari yang semula Rp15.000 per kilogram, kini hanya laku Rp7.000. Tentu kondisi ini membuat petani terpuruk, jangankan mencari untung, modal untuk bertani tidak kembali.

BACA JUGA :  SMP Diharapkan Maksimalkan Program Pendidikan “Merdeka Belajar”

 “Kita sebagai petani jelas merugi. Kemarin modal Rp100 juta, itu pun kita hutang bank. Saat panen, bawang kita cuma laku Rp 35 juta saja. Terus ini gimana, semua obat-obatan, bibit, dan sebagainya naik. Nah harga malah hancur,” keluh petani Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol itu.

Dia menjelaskan, anjloknya harga bawang merah pada tahun ini, merupakan harga paling rendah sepengalamannya bertahun-tahun menjadi petani.

“Tahun ini adalah titik terendah saya menjadi petani. Ya, ini harga paling rendah, masak bawang merah cuman laku Rp7.000,” jelasnya.

 Petani berharap, pemerintah memberikan solusi untuk menyetabilkan harga. Minimal modal petani bisa balik. Dengan begitu, petani bawang merah tidak terlilit hutang. Apalagi harga kebutuhan sehari-hari menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru) mulai merangkak naik.

 “Ini banyak petani yang gagal bayar perbankan. Harapannya pemerintah memperhatikan nasib kita, dengan menata harga bawang merah. Minimal kita balik modal. Saat ini kita untuk balik modal saja sudah tidak mungkin,” ungkapnya.(tim).

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Giat Pelayanan KB Gratis Implan dan IUD di Puskesmas Pagerwojo Sukses

Giat Pelayanan KB Gratis Implan dan IUD di Puskesmas Pagerwojo Sukses TULUNGAGUNG HARIAN- NEWS.com - Pada hari Selasa, tanggal 14 Mei 2024, Puskesmas Pagerwojo, Tulungagung,...

Milad ke-31 Pesantren Al Azhaar, Dihadiri Pj. Bupati Wujud Sinergi Dakwah dan Pendidikan

TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com - Pesantren Al Azhaar Tulungagung, Jawa Timur, merayakan Milad ke-31 dengan penuh syukur dan kehangatan Acara tasyakuran yang diadakan pada hari Jumat,...

Demontrasi Damai, Jurnalis Malang Raya Bersatu Menolak RUU Penyiaran

  MALANG, HARIAN-NEWS.com - Dalam sebuah demonstrasi damai yang berlangsung di depan gedung DPRD dan Balaikota Malang, para jurnalis dari Malang Raya menyatakan penolakan mereka...

Konsultasi Publik Persiapan Lahan Pembangunan SPAM Diyeng

Malang, Harian-news.com -  Setelah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kaligoro yang bertujuan untuk mengatasi kekeringan air di wilayah Malang Selatan khususnya untuk wilayah...

Mengukir Masa Depan Lingkungan: Pelantikan SAKA Kalpataru Sidoarjo 2024

SIDOARJO, HARIAN- NEWS.com - Dalam rangka memperkuat edukasi dan aksi lingkungan di kalangan pemuda, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo menggelar acara Orientasi...

Kapolres Tulungagung Berangkat Haji, Doa dan Harapan Sekretaris IPHI Jatim

AKBP Teuku Arsya Khadafi, S.H., S.I.K., M.Si.,   TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Timur, KH. Imam Mawardi Ridlwan, menyampaikan doa khusus...

Seleksi Kompetensi BLUD RSUD dr. Iskak, Wujud Transparansi dan Kesempatan bagi Calon Pegawai

TULUNGAGUNG , HARIAN- NEWS.com - Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen pada Pelayanan Kesehatan Berkualitas, ada 1.173 Peserta Ikuti Seleksi PTT RSUD dr. Iskak Dalam upaya meningkatkan...

Upaya Pengendalian Inflasi 2024, Pj. Bupati Ikuti Rakor Strategis Tulungagung Secara Daring

TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com - Pada hari Senin, 13 Mei 2024, sebuah Rapat Koordinasi (Rakor) penting telah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di...

Mbah Rahmat dan Al Azhaar Bersinergi, Buka Peluang Pendidikan PAUD dan TK Tahfidz di Ngadiluwih

KEDIRI, HARIAN- NEWS.com - Dalam langkah yang menginspirasi, Mbah H. Rahmat dari Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur mengundang Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, Abah Imam...

Perda Kota Layak Anak Disahkan, Pemkot Malang Tingkatkan Perlindungan Hak Anak

MALANG, HARIAN-NEWS.com - Dalam upaya serius meningkatkan perlindungan hak-hak anak, DPRD Kota Malang telah mengesahkan Perda Kota Layak Anak. Sidang paripurna pada Selasa (14/5/2024) menjadi...

Perayaan Milad ke-31 Pesantren Al Azhaar Tulungagung, Sebuah Refleksi Perjalanan dan Komitmen Khidmat Berjama’ah

TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com - Pesantren Al Azhaar Tulungagung merayakan miladnya yang ke-31 dengan gelar “Al Azhaar Bersholawat”, bersama Habib Sayyidi Baraqbah dari Yogyakarta. Acara ini...

MA Sains BIK Tuban, Oasis Ilmu Pengetahuan yang Membudayakan Prestasi

TUBAN, HARIAN- NEWS.com - Di bawah naungan Kemenag Kabupaten Tuban, sebuah semai pendidikan bernama MA Sains Bina Insan Kamil (BIK) Tuban telah tumbuh, berakar...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING