Sabtu, 24 Februari 2024

Diskresi Jadi Alasan SMA Negeri 1 Kauman Tarik Sumbangan Wali Murid

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Adanya tarikan dana “bersifat wajib” dari SMA Negeri 1 Kauman pada wali murid berdalih untuk uang gedung dan sumbangan untuk menutupi biaya operasional sekolah yang tidak tercover dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), telah menimbulkan keresahan.

Dari berbagai informasi dan keterangan yang berhasil diperoleh media ini, telah terjadi keresahan pada wali murid karena diharuskan membayar uang Gedung dan sumbangan yang diwajibkan.

Peran komite sekolah seakan dimunculkan pada proses penarikannya, namun pada kenyataannya adalah dari pihak sekolah sendiri yang melakukan upaya tarikan secara terus-menerus pada wali murid yang otomatis diketahui siswa.

Hal tersebut menimbulkan ketidaknyamanan siswa dalam mengikuti proses belajar di sekolah SMA Negeri 1 Kauman, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur.

Tentu hal ini berlawanan dengan program dari Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa yang “menjanjikan” sekolah gratis dilingkup Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan program TistAs (Gratis berkualitas).

survey dan pendeteksi sumber air

Karena Gubernur Khofifah tidak ingin ada siswa di Jawa Timur yang putus sekolah karena alasan biaya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kauman, saat dikonfirmasi terkait adanya pengelolaan dana BOS ?

Kepala Sekolah tidak mau menjelaskan dan hanya menjawab singkat,” Itu semua karena adanya diskresi dari pemerintah.”

Dari pemberitaaan sebelumnya tentang SMAN 1 Kauman (Kepala Sekolah) ditemukan informasi dari berbagai sumber menyebutkan, ada setoran wajib ke “atasan” dengan memangkas  Dana Bos berdasarkan prosentase dari anggaran yang dikelola sebesar 15 sampai 20 persen.

Sementara nilai anggaran yang dikelola adalah sekolah yang memiliki nama besar ini, jumlahnya cukup besar yakni Rp1,5 miliar lebih/ tahun.

 

Wawancara Eksklusif dengan Aparat Penegak Hukum

Ribut-ribut apakah tarikan, sumbangan dari wali murid yang dilakukan oleh sekolah atau komite sekolah merupakan Tindakan pidana?

Media ini berhasil melakukan konfirmasi dengan Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Polisi Agung Kurnia Putra S.I.K., M.H., M.Si.

AKP Agung menjelaskan bahwa tidak semua dana operasional Pendidikan bisa dicover dana BOS,  jadi diadakanlah pungutan (tarikan) dan sumbangan.

Dia menekankan agar dalam pungutan tidak ada patokan nominal, harus bersifat sumbangan sukarela sesuai dengan kemampuan wali siswa.

Masih kata AKP Agung, untuk besaran nilai harus dipahami patokannya adalah selama terjadi kesepakatan bersama dengan komite belum bisa dikatan pungli, posisi polisi adalah sebagai pengawas dan penindak dalam penegakan hukum.

BACA JUGA :  Pembangunan “Makam Elite” Shangrila Memorial Park Didukung Bupati Tulungagung

“Anggota saya di Unit Tipikor hanya delapan orang sangat tidak mungkin untuk mengawasi semua sekolah, butuh teman- teman awak media untuk membantu memberi informasi tentang kebijakan yang ada di lembaga sekolah SMA , untuk itulah diperlukan kerjasama,” kata AKP Agung yang sebelumnya pernah bertugas di Polda Kalimantan Selatan ini.

Lebihlanjut saat dikofirmasi tentang apakah pemberitaan media bisa dijadikan dasar dalam penanganan  perkara oleh Polisi?

AKP Agung Kurnia menjelaskan, semua kejadian wajib hukumnya untuk ditindaklanjuti, dan direspon oleh polisi.

“Semua perkara baik ada atau tidak laporan masyarakat, ketika itu viral atau dalam pemberitaan baik melalui media online, televisi, media cetak dan radio harus direpon oleh pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan, karena untuk penegakan hukum dalam UU Keterbukaan Informasi Publik,” katanya.

Dia mencontohkan kejadian di Surabaya saat ramainya berita gester. Tanpa laporan masyarakpun langsung derespon oleh pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.

“ Bila ada unsur pidana, maka bisa langsung ditindaklanjuti,” katanya.

Ditambahkan juga oleh Kasat reskrim Polres Tulungagung ini, AKP Agung Kurnia Putra, di Indonesia sudah diterbitkan dari tahun 2008 Undang – Undang Keterbukaan Informasi Publik, semua ASN sebagai pengelola anggaran wajib memberikan informasi dalam penggunaan atau pengelolaan anggaran kepada publik ( masyakat ).

AKP Agung juga berkata,” Dalam penarikan sumbangan pun disitu ada aturannya pihak sekolah tidak boleh mewajibkan dan menentukan nominalnya dan itu bersifat sukarela, apabila dalam menarik sumbangan terjadi paksaan, wajib harus membayar dan ditentukan nilainya.”

“ Itu bisa dikategorikan pungli  ( pungutan liar ). Proses itu pun sekolah tidak boleh terlibat apa lagi guru dan kepala sekolah sangat tidak diperbolehkan . yang harus menggalang dana itu komite untuk mencukupi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah dengan sistem kesepakan bersama dengan orang tua siswa,” tegas Kasat Reskrim ini.

Terakhir, dia menjelaskan, untuk pungutan dan sumbangan diatur dalam Permendikbud Nomor 44 tahun 2012 sedangkan untuk Komite diatur Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 .

“Apabila ada lembaga sekolah yang menyalahi aturan dengan tegas akan kita tindak sesuai hukum dan undang-undang yang berlaku,” tutupnya.

 

 

 

 

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Khotaman Kitab Dan Ijazahan Bersama Guru Besar Ilmu Hadits Universitas Al Azhar Mesir

Tulungagung, harian-news.com - Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung pada Ahad (25/02/2024) akan menghadirkan guru besar Universitas Al Azhar Mesir yaitu Prof. Dr. Muhammad Ibrahim...

7.384 Personil Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Pemilu di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, turut serta dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (13/2/2024)...

Lantik Plh. Sekda Tulungagung, Heru Suseno: Proses Sudah Sesuai Ketentuan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, melantik Tri Hariadi sebagai Plh. Sekda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Senin (12/2/2024)...

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pendistribusian Logistik Pemilu di 3 Kecamatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno meninjau persiapan pendistribusian logistik Pemilu di 3 kecamatan pada Senin (12/2/2024), sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan ini...

Mempersiapkan Diri Beribadah Di Bulan Damai

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah usai pencoblosan. Dalam proses penghitungan akan memasuki Bulan Romadhon. Bulan yang penuh keistimewaan. Yaitu bulan damai. Tokoh agama...

Pemilu Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah dilakukan tahap pencoblosan dan hari ini sudah penghitungan data secara real count. Semakin hari paska pemilu semakin panas...

Konflik Agraria yang Tak Kunjung Usai di Kalbar, Pangamat : Belum ada Upaya yang Jelas dari Pemda dan BPN

Pontianak Kalbar, Harian-news.com - Pengamat Hukum dan Bijakan Publik kembali soroti persoalan konflik agraria di wilayah Kalimantan Barat seolah-olah tidak pernah berakhir, namun kondisi...

Gus Muhdlor Bakal Relokasi SMPN 2 Tanggulangin

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah berencana untuk merelokasi SMPN 2 Tanggulangin. Pasalnya, Sekolah Menengah Pertama yang berada di Desa Kedungbanteng tersebut saat...

Belajar Bijak Menyikapi Pemilu 2024

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Partai politik yang ikut pemilu di era reformasi sangat banyak. Setiap partai mengusung caleg baik tingkat pusat ataupun daerah. Sangat mustahil...

Ojo Kesusu, Sing Sabar

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi setiap pesta demokrasi baik ditingkat pilkada maupun pilpres bermunculan lembaga swadaya masyarakat menyeleanggkan hitung cepat...

BNNK Sidoarjo dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) Bersinergi

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo melakukan kegiatan kolaborasi dengan beberapa Lembaga Rehabilitasi yang ada di Sidoarjo. Kegiatan meliputi jalan santai dan ngopi...

Relawan Pendukung Prabowo -Gibran Tulungagung Sujud Syukur

Tulungagung, harian-news.com - Para relawan 02 di Kabupaten Tulungagung yang telah melaksanakan tugas pada Kamis (15/02/2024) di Kebun Jambu Rejoagung Tulungagung melakukan sujud syukur...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING