Minggu, 3 Maret 2024

Workshop Peningkatan Kapasitas Penanganan HIV/AIDS di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com – Dalam rangka peningkatan kualitas layanan di berbagai fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Tulungagung utamanya dalam penanganan HIV/AIDS Kamis (22/ 06/2023) di ruang rapat Hotel Crown Victoria.

Dilaksanakan workshop peningkatan kapasitas layanan kesehatan untuk Tenaga Kesehatan, Dokter dan Faskes di Kabupaten Tulungagung yang terlibat langsung dengan pelayanan penderita HIV / AIDS.

Workshop dilaksanakan bekerjasama dengan Yayasan Kasih Suwitno yang merupakan Proyek Receptiannya  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk melaksanakan pemetaan dan pencegahan HIV di Kabupaten Tulungagung

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melalui Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Didik Eka Sunarja Putra, menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan peningkatan kapasitas tugas untuk layanan kesehatan yang dikemas dalam bentuk workshop.

“ Untuk hari ini pesertanya ada 23 layanan kesehatan dan nantinya akan dilaksanakan secara bertahap karena jumlah faskes di Kabupaten Tulungagung ada 44 layanan Kesehatan,“ katanya.

survey dan pendeteksi sumber air

Materi yang disampaikan dalam workshop kali ini adalah Ilmu tentang penanganan HIV dan semua prosedur serta peraturan yang harus dipatuhi selama menjalankan tugas.

Contohnya, seperti stigma negatif untuk para penderita HIV / AIDS (ODHA) oleh masyarakat yang tidak mengetahui bagaimana penularan HIV.

Lebih penting lagi faskes harus menguasai standar pelayanan bila di faskes nya terdapat warga yang memeriksakan diri ke faskes nya ternyata positif HIV, seperti apa sistem,mekanisme dan Prosedur yang harus dan wajib dilakukan.

Termasuk masyarakat perlu mengetahui bahwa pengobatan HIV tidak mengeluarkan biaya atau gratis.

“ Yang paling penting adalah memberikan informasi secara detail tentang bagaimana penularan HIV dan HIV itu tidak dapat menular melalui apa saja ?, “ kata Didik Eka.

Harapan dari adanya workshop ini adalah penanganan HIV /AIDS di Kabupaten Tulungagung dapat terstruktur dengan baik dan stigma negatif di masyarakat menjadi hilang sebab HIV dapat diobati dengan ARV.

ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS

ODHA adalah orang dengan (Human Immunodeficiency Virus) atau virus yang menyerang sistem imunitas tubuh sehingga menyebabkan kondisi yang disebut dengan AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome), yaitu sindrom (kumpulan gejala penyakit) akibat menurunnya sistem imunitas tubuh. Program Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk HIV/AIDS memiliki target dunia 2020 yang disebut 90-90-90: 90% ODHA mengetahui statusnya, 90% ODHA mendapatkan terapi antiretroviral (ARV) secara berkelanjutan, dan 90% ODHA yang sudah mendapatkan terapi ARV kadar virus di tubuhnya sudah tersupresi. Salah satu hal yang penting untuk mencapai target ini adalah stop stigma pada ODHA.

BACA JUGA :  Bupati Beri Arahan Pilkades II Bangkalan

ODHA masalah fisik karena penyakitnya, melainkan juga mendapat masalah stigma atau cap buruk dari masyarakat akibat pemahaman masyarakat yang kurang tepat tentang HIV/AIDS maupun ODHA itu sendiri. Stigma membuat ODHA menyembunyikan status HIV positifnya dan malu untuk memeriksakan kesehatannya. Akibatnya, ia tidak akan mendapat pengobatan dan perawatan yang bisa berakibat meningkatnya risiko kematian ODHA dan penularan HIV/AIDS di masyarakat. Oleh karena itu, mari kita pelajari apa sebenarnya itu HIV/AIDS agar kita tidak mengganggap ODHA adalah orang yang buruk.

Penularan HIV hanya melalui darah, cairan seksual, dan air susu ibu (ASI). Oleh karena itu, HIV hanya bisa menular melalui transfusi darah yang tidak aman, penggunaan jarum suntik yang tidak aman, hubungan seksual, ibu menularkan ke anaknya, baik saat melahirkan maupun menyusui, dsb. Masih ditemukan kesalahan persepsi yang berkembang di masyarakat, seperti masyarakat masih mengira bahwa HIV menular melalui sentuhan fisik seperti berpegangan tangan, menggunakan pakaian yang digunakan oleh ODHA, menggunakan peralatan makan bersama ODHA, hidup bersama ODHA, dsb. Sebenarnya, hal-hal tersebut  tidaklah menularkan HIV. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari kita bisa berinteraksi seperti biasa dengan ODHA dan tidak perlu menjauhi apalagi mengucilkan ODHA.

Sampai saat ini memang benar bahwa belum ada obat yang dapat menyembuhkan secara total HIV/AIDS. Namun, diagnosis HIV/AIDS bukan berarti vonis menunggu kematian. Penanganan ODHA adalah dengan mengonsumsi obat ARV (antiretrovirus) seumur hidupnya sesuai dengan arahan dokter. ARV berfungsi untuk mengurangi jumlah HIV di dalam tubuh sampai tingkat HIV tidak dapat dideteksi dengan tes darah. HIV tidak dapat dideteksi dalam darah bukan berarti bahwa pasien sudah sembuh dari HIV tapi pada prinsipnya adalah undetectable = untransmittableyaitu apabila HIV tidak bisa dideteksi di dalam darah seseorang, maka orang tersebut tidak bisa menularkan HIV ke orang lain (Eisinger dkk., 2019).

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Progres Pembangunan Spam Kaligoro Untuk Melayani Masyarakat di Dua Kecamatan

Malang, harian-news.com - Tujuan utama pembangunan spam kaligoro, adalah untuk menangani daerah rawan air khususnya di kecamatan Gedangan dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pembangunan SPAM Kaligoro...

Jalur Rajekwesi Kalipare – Donomulyo Malang Longsor, Pemkab Malang Berrgerak Cepat.

Malang, Harian-news.com - Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa tempat, yang salah satunya di Rajekwesi Desa Tumpakrejo...

Rapat Pleno Rekapitulasi Sementara Pemilu Kabupaten Tulungagung Berjalan Mulus

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara ditingkat Kabupaten di Hotel Lojikka Tulungagung pada...

Pameran Kreatif SMK Negeri 1 Buduran: Sembagi Arutala Fashion 2024

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com – Siswa-siswi SMK Negeri 1 Buduran kelas XIII tahun 2024 menggelar pameran bertajuk Sembagi Arutala SK1B Fashion Weekend pada (25/2/2024) malam di...

Siswa SMP Negeri 1 Ngunut , Tulungagung Sukses di G-Olimpiade Nasional 2024

TULUNGAGUNG, Harian- NEWS.com - Sebanyak 37 Siswa SMP N 1 Ngunut mengikuti kegiatan Ratu G-Olympiad yang diadakan pada hari Minggu tanggal 4 Februari 2024...

Didukung Kementerian PAN RB, Inovasi Kopi Pahit Siap Diaplikasikan Keseluruh Puskesmas Sidoarjo

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo. Mereka ingin melihat sejauh mana instansi pemerintah...

Khotaman Kitab Dan Ijazahan Bersama Guru Besar Ilmu Hadits Universitas Al Azhar Mesir

Tulungagung, harian-news.com - Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung pada Ahad (25/02/2024) akan menghadirkan guru besar Universitas Al Azhar Mesir yaitu Prof. Dr. Muhammad Ibrahim...

7.384 Personil Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Pemilu di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, turut serta dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (13/2/2024)...

Lantik Plh. Sekda Tulungagung, Heru Suseno: Proses Sudah Sesuai Ketentuan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, melantik Tri Hariadi sebagai Plh. Sekda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Senin (12/2/2024)...

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pendistribusian Logistik Pemilu di 3 Kecamatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno meninjau persiapan pendistribusian logistik Pemilu di 3 kecamatan pada Senin (12/2/2024), sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan ini...

Mempersiapkan Diri Beribadah Di Bulan Damai

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah usai pencoblosan. Dalam proses penghitungan akan memasuki Bulan Romadhon. Bulan yang penuh keistimewaan. Yaitu bulan damai. Tokoh agama...

Pemilu Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah dilakukan tahap pencoblosan dan hari ini sudah penghitungan data secara real count. Semakin hari paska pemilu semakin panas...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING