160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Campus Expo 2026 SMAN 1 Gondang: Menantang Mental Instan, Menanam Investasi Masa Depan Lewat Pendidikan Tinggi

Campus Expo 2026 : Kepala SMAN 1 Gondang, Wahyu Dwi Handari.

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Campus Expo 2026 yang digelar SMAN 1 Gondang (SMAGO), Kabupaten Tulungagung, kembali membuktikan diri sebagai agenda strategis yang bukan sekadar ajang pameran perguruan tinggi.

Bertempat di Aula SMAGO, Sabtu (31/1/2026), kegiatan tahunan ini tampil sebagai ruang inspirasi, refleksi, sekaligus penguatan visi masa depan bagi para siswa.

Diinisiasi sepenuhnya oleh para alumni, Campus Expo 2026 membawa pesan kuat: mengajak siswa meninggalkan pola pikir serba instan dan mulai berani berinvestasi pada masa depan melalui pendidikan tinggi. Tak hanya itu, expo ini juga menjadi upaya nyata mematahkan stigma lama tentang dikotomi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

750 x 100 AD PLACEMENT
Kepala SMAN 1 Gondang, Wahyu Dwi Handari, S.Pd., M.Pd., menyatu dengan siswa dan menyapa perwakilan Kampus.

Kepala SMAN 1 Gondang, Wahyu Dwi Handari, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para alumni yang telah kembali ke almamater dengan membawa kontribusi nyata.
“Kegiatan ini adalah bukti kecintaan alumni terhadap SMAN 1 Gondang. Mereka hadir, berbagi pengalaman, dan membuka wawasan adik-adiknya. Ini kontribusi yang luar biasa,” ujarnya di hadapan ratusan siswa kelas XII.

Sebanyak 21 perguruan tinggi ikut meramaikan Campus Expo 2026, terdiri atas 12 PTN dan 9 PTS ternama. Di antaranya Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Nusantara PGRI Kediri, IIK Bhakti Wiyata, BINUS, serta sejumlah kampus unggulan lainnya.

Salah seorang alumni aktif berinteraksi dengan siswa.

Keunikan expo ini terletak pada peran aktif para alumni yang berjaga di setiap stan. Kepala sekolah secara khusus meminta mereka tidak hanya mempromosikan kampus, tetapi juga berbagi cerita, motivasi, dan pengalaman nyata selama menempuh pendidikan tinggi.
“Ceritakan hal-hal positif. Bangkitkan semangat adik-adik agar berani bermimpi dan melangkah,” pesannya.

Dalam sambutannya, Wahyu juga menyoroti tantangan pola pikir jangka pendek yang masih dihadapi sebagian lulusan. Ia menyinggung kecenderungan sebagian alumni tahun 2025 yang memilih langsung bekerja dibanding melanjutkan pendidikan.
“Jangan mudah tergiur gaji Rp1 juta sampai Rp1,5 juta setelah lulus SMA. Tahan dulu. Jangan terjebak zona nyaman,” tegasnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Menurutnya, kuliah merupakan investasi jangka panjang yang akan membuka peluang karier, jejaring, dan kualitas hidup yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa faktor ekonomi bukanlah penghalang mutlak untuk melanjutkan pendidikan.
“Kalau ada kemauan, selalu ada jalan. Bekali diri sebelum benar-benar terjun ke masyarakat,” tambahnya.

Dengan gaya komunikatif, Wahyu juga mencairkan suasana dengan menepis kesan kampus yang kaku dan menakutkan.
“Kampus itu tidak seseram yang dibayangkan. Tidak melulu dosen killer. Justru banyak romansa dan ruang untuk tumbuh—bahkan menemukan jodoh,” candanya, disambut tawa dan tepuk tangan siswa.

Ketua Pelaksana Campus Expo 2026, Faza Haffyan Habibullah

Ketua Pelaksana Campus Expo 2026, Faza Haffyan Habibullah, menjelaskan bahwa tema “Future Verse” dipilih sebagai refleksi perjalanan masa depan siswa.
“Siapa kita hari ini, dan setelah mengikuti expo ini, siapa kita di masa depan. Kami ingin siswa bercermin dan mulai memvisualisasikan arah hidupnya,” jelas Faza.

Ia menegaskan bahwa salah satu misi utama Campus Expo adalah meruntuhkan stigma PTN versus PTS yang kerap menjadi beban psikologis siswa.
“Kuliah itu kuliah. Mau PTN atau PTS, esensinya sama-sama belajar dan berkembang. Tidak ada pembeda,” tegasnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Sebagai penguat pesan, panitia menghadirkan sesi talkshow bersama dua alumni—masing-masing dari PTN dan PTS—untuk memberikan perspektif yang seimbang dan realistis tentang dunia kampus.

Menjawab kebingungan klasik dalam memilih jurusan, Faza membagikan pendekatan sederhana namun aplikatif melalui analisis diri.
“Tuliskan kelebihan dan kekurangan. Kalau suka berbicara dan berimajinasi, Ilmu Komunikasi atau Hukum bisa jadi pilihan. Kalau tidak suka hitung-hitungan, jangan memaksakan diri ke saintek,” paparnya.

Siswa tertib mengikuti presentasi

Lebih dari 1.100 siswa kelas X, XI, dan XII memadati area SMAN 1 Gondang sepanjang acara. Khusus kelas XII, jumlah peserta mencapai sekitar 400 siswa. Antusiasme ini menjadi indikator kuat bahwa literasi pendidikan tinggi masih sangat dibutuhkan.
“Kami ingin semua angkatan tahu bahwa dunia kampus itu menyenangkan, menantang, dan penuh peluang,” ujar Faza.
Menutup rangkaian acara, Faza berpesan agar calon mahasiswa kelak tidak menyia-nyiakan masa kuliah.
“Jangan jadi mahasiswa ‘kupu-kupu’—kuliah pulang, kuliah pulang. Ikut organisasi, jadi relawan, bangun soft skill. Itu yang akan membedakan kalian,” pungkasnya.

Melalui Campus Expo 2026, SMAN 1 Gondang berharap semakin banyak lulusan yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sekaligus tumbuh menjadi generasi yang berani bermimpi, berpikir kritis, dan siap bersaing di masa depan.

Jurnalis: Pandhu/Rif

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !