Jumat, 1 Maret 2024

BMKG Beri Peringatan, Indonesia Bakal Alami Gangguan Ketahanan Pangan

JAKARTA, HARIAN-NEWS.com – Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi risiko gangguan ketahanan pangan.

Menurutnya, kerentanan ketahanan pangan di Indonesia akan meningkat karena kekurangan air yang disebabkan oleh kenaikan suhu permukaan Bumi.

Dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Dwikorita mengungkapkan bahwa suhu permukaan Bumi telah naik sekitar 1,2 derajat Celcius dibandingkan dengan masa sebelum revolusi industri, dan 8 tahun terakhir merupakan rekor terpanas sepanjang sejarah.

“kenaikan suhu yang terjadi di Indonesia hingga 2023 kurang lebih sebesar 1,2 derajat Celcius dibandingkan di masa sebelum revolusi industri, dan 8 tahun terakhir ini tercatat merupakan rekor terpanas sepanjang sejarah,” kata Dwikorita, Minggu (26/11/2023).

Kenaikan suhu Bumi terus terjadi, termasuk sepanjang tahun ini yang terus memecahkan rekor. Juli 2023 bahkan menjadi bulan Juli terpanas dalam sejarah.

survey dan pendeteksi sumber air

Kenaikan suhu global telah terjadi sejak tahun 1850-an, terutama karena pertumbuhan industri yang terus berkembang.

Dwikorita juga menyebut bahwa di Indonesia sendiri, kenaikan suhu belum terlalu signifikan karena luas lautnya jauh lebih besar dari luas daratannya, yang berperan sebagai pendingin.

“Akibat kekurangan air ini, diproyeksikan oleh organisasi meteorologi dunia, termasuk di Indonesia warnanya orange, terjadi kondisi kerentanan cukup tinggi terhadap ketahanan pangan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Aksi Salip Bus Surabaya Semarang Berakhir Seruduk Mobil Pribadi

Namun, kenaikan suhu Bumi telah menyebabkan kekeringan global. Dikarenakan kekurangan air ini, BMKG memproyeksikan bahwa Indonesia akan mengalami kondisi kerentanan cukup tinggi terhadap ketahanan pangan.

Dwikorita menjelaskan bahwa pada sekitar tahun 2050, indikator ketahanan pangan di sebagian besar dunia akan berada pada level orange bahkan hitam, sementara Indonesia akan masuk dalam kategori orange.

Hal ini akan menyulitkan impor pangan karena negara-negara penghasil pangan juga mengalami kekeringan yang lebih parah.

“Hal itu membuat kita akan kesulitan impor karena negara-negara penghasil pangan pun malah mengalami kekeringan lebih parah,” tambahnya.

Dwikorita juga memaparkan hasil pantauan BMKG terhadap perubahan iklim, di mana konsentrasi CO2 di GAW Kototabang melonjak dari sekitar 370 ppm menjadi 415 ppm.

Hal ini menyebabkan radiasi Matahari terhambat kembali ke angkasa, yang pada akhirnya akan berdampak pada Bumi, termasuk Indonesia, seperti punahnya es di puncak Jayawijaya tahun 2025 dan seringnya terjadinya cuaca ekstrem.

Untuk menghadapi hal ini, BMKG melakukan pelatihan adaptasi perubahan iklim, meningkatkan literasi iklim masyarakat, dan memperluas penerapan transformasi energi dari energi fosil ke non-fosil.

“Untuk itu BMKG melakukan pelatihan adaptasi perubahan iklim, meningkatkan literasi iklim untuk masyarakat, serta memperluas penerapan transformasi energi dari energi fosil ke nonfosil,” tegas Dwikorita.

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Progres Pembangunan Spam Kaligoro Untuk Melayani Masyarakat di Dua Kecamatan

Malang, harian-news.com - Tujuan utama pembangunan spam kaligoro, adalah untuk menangani daerah rawan air khususnya di kecamatan Gedangan dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pembangunan SPAM Kaligoro...

Jalur Rajekwesi Kalipare – Donomulyo Malang Longsor, Pemkab Malang Berrgerak Cepat.

Malang, Harian-news.com - Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa tempat, yang salah satunya di Rajekwesi Desa Tumpakrejo...

Rapat Pleno Rekapitulasi Sementara Pemilu Kabupaten Tulungagung Berjalan Mulus

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara ditingkat Kabupaten di Hotel Lojikka Tulungagung pada...

Pameran Kreatif SMK Negeri 1 Buduran: Sembagi Arutala Fashion 2024

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com – Siswa-siswi SMK Negeri 1 Buduran kelas XIII tahun 2024 menggelar pameran bertajuk Sembagi Arutala SK1B Fashion Weekend pada (25/2/2024) malam di...

Siswa SMP Negeri 1 Ngunut , Tulungagung Sukses di G-Olimpiade Nasional 2024

TULUNGAGUNG, Harian- NEWS.com - Sebanyak 37 Siswa SMP N 1 Ngunut mengikuti kegiatan Ratu G-Olympiad yang diadakan pada hari Minggu tanggal 4 Februari 2024...

Didukung Kementerian PAN RB, Inovasi Kopi Pahit Siap Diaplikasikan Keseluruh Puskesmas Sidoarjo

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo. Mereka ingin melihat sejauh mana instansi pemerintah...

Khotaman Kitab Dan Ijazahan Bersama Guru Besar Ilmu Hadits Universitas Al Azhar Mesir

Tulungagung, harian-news.com - Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung pada Ahad (25/02/2024) akan menghadirkan guru besar Universitas Al Azhar Mesir yaitu Prof. Dr. Muhammad Ibrahim...

7.384 Personil Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Pemilu di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, turut serta dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (13/2/2024)...

Lantik Plh. Sekda Tulungagung, Heru Suseno: Proses Sudah Sesuai Ketentuan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, melantik Tri Hariadi sebagai Plh. Sekda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Senin (12/2/2024)...

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pendistribusian Logistik Pemilu di 3 Kecamatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno meninjau persiapan pendistribusian logistik Pemilu di 3 kecamatan pada Senin (12/2/2024), sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan ini...

Mempersiapkan Diri Beribadah Di Bulan Damai

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah usai pencoblosan. Dalam proses penghitungan akan memasuki Bulan Romadhon. Bulan yang penuh keistimewaan. Yaitu bulan damai. Tokoh agama...

Pemilu Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah dilakukan tahap pencoblosan dan hari ini sudah penghitungan data secara real count. Semakin hari paska pemilu semakin panas...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING