

BLITAR, HARIAN-NEWS.com — Bupati Blitar Rijanto melantik dan mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, jabatan administrator, serta jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, Rabu (14/1/2026).
Pelantikan berlangsung di Pendopo Ronggo Hadinegoro (RHN).
Bupati Rijanto menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari evaluasi kinerja aparatur sepanjang 2025, bukan sekadar rotasi jabatan.
Proses mutasi dan promosi dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja, kompetensi, loyalitas, dan profesionalisme.
“Mutasi dan promosi jabatan ini hasil evaluasi kinerja. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Rijanto.
Ia menekankan agar seluruh pejabat yang dilantik menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta tetap bekerja optimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi periode strategis bagi Pemkab Blitar untuk mendorong percepatan realisasi belanja daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pencapaian target kinerja perangkat daerah.
Selain itu, Rijanto mengingatkan pentingnya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih, disertai penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Bupati juga meminta pejabat struktural segera beradaptasi dengan tugas baru, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta berani berinovasi dalam pelayanan publik.
“Pejabat harus peka dan bergerak cepat. Jangan hanya menunggu perintah, tetapi hadir memberi solusi,” tegasnya.
Menutup arahannya, Rijanto memastikan seluruh proses mutasi dan promosi jabatan dilakukan sesuai aturan perundang-undangan tanpa praktik jual beli jabatan, dengan mengedepankan prinsip meritokrasi dan profesionalisme.
Jurnalis Etok
Editor : Arief Gringsing
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !