Tulungagung

RSUD Campurdarat Luncurkan CT Scan, Perkuat Layanan Kesehatan

×

RSUD Campurdarat Luncurkan CT Scan, Perkuat Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama jajaran pejabat dan tamu undangan dalam peluncuran layanan CT Scan di RSUD Campurdarat dr. Karneni, Rabu (21/10/2026)
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama jajaran pejabat dan tamu undangan dalam peluncuran layanan CT Scan di RSUD Campurdarat dr. Karneni, Rabu (21/10/2026)

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — RSUD Campurdarat dr. Karneni meluncurkan fasilitas Computed Tomography Scan (CT Scan), Rabu (21/10/2026). Kehadiran alat diagnostik ini diharapkan memperluas akses pemeriksaan medis bagi warga Tulungagung bagian selatan. Namun, manfaatnya bagi pasien masih bergantung pada kesiapan operasional, biaya, dan kepastian akses layanan.

Peluncuran yang berlangsung di halaman rumah sakit itu dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Kepala Dinas Kesehatan Desi Lusiana Wardhani, Direktur RSUD dr. Iskak Kasil Rokhmad, serta Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung H. Fuad Ashari. Direktur RSUD Campurdarat dr. Karneni, Rio Ardona, turut hadir.

CT Scan merupakan teknologi pencitraan medis yang membantu dokter memperoleh gambaran lebih terperinci mengenai bagian dalam tubuh pasien. Hasil pemeriksaan dapat mendukung penegakan diagnosis dan penentuan tindakan medis.

Bagi warga di wilayah selatan Tulungagung, keberadaan fasilitas ini berpotensi memangkas kebutuhan perjalanan ke rumah sakit lain untuk pemeriksaan tertentu. Namun, potensi tersebut baru menjadi manfaat nyata apabila layanan tersedia, tenaga profesional siap, dan pasien dapat mengaksesnya tanpa hambatan yang tidak perlu.

Sejumlah hal masih perlu dijelaskan kepada masyarakat. Kapan layanan mulai menerima pasien? Berapa kapasitas pemeriksaannya? Bagaimana mekanisme pendaftaran dan rujukannya? Berapa biaya pemeriksaan, serta bagaimana ketentuan penggunaannya bagi peserta BPJS Kesehatan?

Kejelasan informasi itu penting agar masyarakat tidak berhenti pada kabar peresmian. Mereka membutuhkan kepastian mengenai layanan yang benar-benar dapat digunakan ketika pemeriksaan diagnostik diperlukan.

Pengadaan alat kesehatan juga bukan satu-satunya ukuran kemajuan rumah sakit. Kesiapan operator, pemeliharaan peralatan, kecepatan pelayanan, dan kepastian pembiayaan turut menentukan apakah fasilitas tersebut mampu menjawab kebutuhan pasien.

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin

Teknologi Harus Diikuti Pelayanan

Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan seiring hadirnya fasilitas diagnostik tersebut.

Menurut dia, kecanggihan teknologi harus diimbangi kualitas sumber daya manusia. Tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit perlu meningkatkan profesionalisme, memperkuat koordinasi, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan.

Baharudin juga mendorong rumah sakit berperan dalam memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat. Dengan begitu, pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan penyakit.

Pesan tersebut menempatkan peningkatan fasilitas sebagai bagian dari tanggung jawab yang lebih besar. Rumah sakit tidak cukup memiliki alat modern; fasilitas itu harus mendukung diagnosis yang tepat, penanganan yang sesuai, dan pelayanan yang dapat diandalkan.

Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin (tengah) Direktur RSUD Campurdarat dr. Karneni, Rio Ardona dan Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung H. Fuad Ashari.

Momentum Empat Tahun RSUD Campurdarat

Direktur RSUD Campurdarat dr. Karneni, Rio Ardona, mengatakan peluncuran CT Scan merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan. Kegiatan tersebut berlangsung menjelang peringatan hari jadi keempat rumah sakit pada November mendatang.

Rumah sakit mengusung tema “Karneni Bertumbuh” sebagai simbol semangat untuk berkembang dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Rio menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung, DPRD, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, serta berbagai pihak yang mendukung perjalanan rumah sakit selama empat tahun terakhir.

Dukungan lintas sektor memang diperlukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan daerah. Namun, pertumbuhan institusi semestinya dapat diukur melalui hasil yang dirasakan pasien: akses pemeriksaan yang lebih mudah, waktu tunggu yang wajar, informasi biaya yang transparan, dan mutu layanan yang terus membaik.

Direktur RSUD Campurdarat dr. Karneni, Rio Ardona, MMRS, dalam peluncuran fasilitas CT Scan untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan.

Peringatan hari jadi juga dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi kekurangan sekaligus menetapkan target perbaikan yang terukur. Evaluasi semacam itu penting agar pengembangan fasilitas tidak berhenti pada penambahan infrastruktur.

Peluncuran CT Scan di RSUD Campurdarat merupakan langkah yang patut diapresiasi. Tahap berikutnya adalah memastikan kesiapan layanan dan membuka informasi yang dibutuhkan masyarakat untuk mengaksesnya.

Bagi warga Tulungagung bagian selatan, ukuran keberhasilan bukan sekadar hadirnya alat baru di rumah sakit. Ukurannya adalah seberapa mudah pasien memperoleh pemeriksaan, seberapa jelas pembiayaannya, dan seberapa baik layanan tersebut membantu proses diagnosis.

Teknologi telah hadir. Kini, publik menanti kepastian bahwa manfaatnya benar-benar sampai kepada pasien.

Jurnalis: Pandhu