BLITAR KOTA — HARIAN-NEWS.com — Halaman Mapolres Blitar Kota dipadati ratusan warga Blitar Raya yang antusias menyaksikan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia melawan Thailand, Senin (5/10/2026) malam.
Nonton bareng (nobar) bertajuk “Nonton Bareng Timnas Match Day: Polri Bersama Masyarakat” tersebut diinisiasi langsung Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K.
Polres Blitar Kota menyiapkan layar lebar untuk masyarakat. Suasana nobar semakin meriah dengan hiburan musik, makanan ringan gratis, serta sejumlah doorprize berupa helm dan voucher belanja.
Berbagai elemen masyarakat hadir memberikan dukungan kepada Skuad Garuda. Kebersamaan warga dan jajaran kepolisian terlihat sejak sebelum pertandingan hingga laga berakhir dengan kemenangan dramatis Indonesia.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, nobar bukan sekadar kegiatan menyaksikan pertandingan sepak bola. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan mempererat kedekatan antara polisi dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan nobar ini, kami ingin memanfaatkan momen kebersamaan untuk berbaur tanpa sekat dengan masyarakat. Kecintaan terhadap sepak bola terbukti mampu menyatukan semua kalangan dalam bingkai persaudaraan, sekaligus mempermudah kami dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas,” ujar AKBP Kalfaris.
Menurutnya, kegiatan bersama masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Masyarakat dapat menyalurkan dukungan kepada Timnas Indonesia dalam suasana tertib, aman, dan penuh kekeluargaan.
Indonesia Juara Dramatis
Ketegangan warga semakin meningkat ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir hingga babak tambahan.
Indonesia lebih dahulu unggul melalui Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand mampu menyamakan kedudukan lewat Iklas Sanron pada menit ke-87.
Memasuki babak tambahan, Thailand berbalik unggul setelah Peeradol Chamrasamee mencetak gol pada menit ke-111.
Indonesia tidak menyerah. Elkan Baggott berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116 sehingga skor 2-2 bertahan hingga 120 menit pertandingan.
Penentuan juara akhirnya harus dilakukan melalui adu penalti.
Empat eksekutor Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugasnya.
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero menjadi salah satu penentu kemenangan setelah menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya. Eksekusi Sarach Yooyen juga gagal setelah tendangannya membentur tiang.
Indonesia akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti dan memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 untuk pertama kalinya.
Kemenangan tersebut langsung memecah suasana di halaman Mapolres Blitar Kota. Sorak-sorai ratusan warga pecah ketika tendangan terakhir memastikan Indonesia keluar sebagai juara.
Kapolres Blitar Kota turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Skuad Garuda sekaligus mengapresiasi perjuangan para pemain.
“Puji Tuhan atas dukungan dari masyarakat Indonesia, terutama warga Blitar Raya. Indonesia bisa menang walaupun melalui adu penalti,” kata AKBP Kalfaris.
Ia menilai mental bertanding dan kekompakan menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia meraih gelar juara.
“Dengan kerja keras dan kekompakan, insya Allah tidak ada yang mustahil. Ini kemenangan pertama di ajang ini, semoga menjadi awal dari kemenangan-kemenangan berikutnya,” tambahnya.
AKBP Kalfaris berharap prestasi tersebut menjadi pijakan bagi Timnas Indonesia untuk terus meraih hasil positif pada kompetisi berikutnya.
“Ini awal dari kemenangan untuk langkah berikutnya. Indonesia bisa memenangkan kejuaraan-kejuaraan yang lainnya,” ujarnya.
Bagi warga yang hadir, kemenangan Timnas Indonesia menjadi penutup sempurna nobar di Mapolres Blitar Kota. Euforia berlangsung aman dan tertib sekaligus menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Jurnalis: Etok











