Human interest

Bolonemase Indonesia Tulungagung Santuni Anak Yatim, Dorong Mereka Berani Bermimpi

×

Bolonemase Indonesia Tulungagung Santuni Anak Yatim, Dorong Mereka Berani Bermimpi

Sebarkan artikel ini

Anak- anak penerima bantuan dan ssntunan didampingi tiga guru bersama Mas Aziz Korda BMI Tulungagung, Kamis (20/8/2026).

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Relawan Bolonemase Indonesia (BMI) Tulungagung tidak sekadar memberikan santunan kepada anak yatim. Mereka juga menanamkan semangat agar anak-anak berani bermimpi dan terus berjuang meraih cita-cita.

Kegiatan sosial tersebut digelar di lantai dua SDN Karanganom 2, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Kamis (20/8/2026). Korda BMI Tulungagung Nasirudin Aziz hadir bersama anak-anak yatim dalam suasana penuh keakraban.

Mas Aziz Korda BMI Tulungagung saat menyampaikan santunan

Satu per satu anak memperkenalkan diri dan menyampaikan cita-citanya. Ada yang ingin menjadi sopir truk, YouTuber, pramugari, guru hingga masinis kereta api.

Aziz yang akrab disapa Aziz memberikan motivasi agar anak-anak tidak minder dengan kondisi yang mereka hadapi. Menurutnya, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

«“Yang paling penting anak-anak tetap semangat belajar, berani punya cita-cita dan terus berusaha meraihnya. Jangan karena keterbatasan kemudian berhenti bermimpi,” ujar Aziz.»

Selain motivasi, BMI menyerahkan bantuan sembako dan santunan kepada anak-anak yatim. Aziz mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap bulan, sekaligus bentuk kepedulian BMI terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, kegiatan sosial ini rutin kami lakukan setiap bulan. Selain anak yatim, kami juga berusaha hadir ketika ada warga yang mengalami kesusahan maupun membutuhkan dukungan, termasuk untuk tempat ibadah,” katanya.

Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen BMI sesuai arahan dan bimbingan Kornas BMI Kuat Hermawan Susanto dan Korwil BMI Jawa Timur Majid Widigdo.

Sekolah Apresiasi Kepedulian BMI

Karena kepala sekolah sedang menjalankan tugas kedinasan, pihak SDN Karanganom 2 diwakili tiga guru, yakni Wawan, Jamaludin dan Ma’rifatus Sholekah.

Mereka menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kornas, Korwil BMI Jawa Timur, Korda BMI Tulungagung Nasirudin Aziz serta Arief Gringsing atas perhatian dan bantuan kepada anak-anak yatim.

Pihak sekolah juga mendoakan agar bantuan tersebut menjadi amal yang membawa keberkahan, serta seluruh jajaran BMI diberikan kesehatan, perlindungan, kelancaran rezeki dan kesuksesan dalam menjalankan kegiatan sosial.

Kepedulian Tak Berhenti

Aziz Korda BMI Tulungagung memberikan bantuan pada korban kebakaran sekeluarga saat di rumah sakit.

Aziz menegaskan, kepedulian BMI Tulungagung tidak hanya diberikan kepada anak yatim. Sebelumnya, relawan juga membantu pembangunan mushala (langgar) Waqof Abdussyukur di Lingkungan 5 Ngunut, memberikan santunan kepada keluarga Korcam BMI yang mengalami musibah kebakaran serta hadir saat keluarga Korcam BMI mengalami kedukaan.

“Insyaallah, kepedulian ini akan terus kami lakukan. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan, kami berusaha hadir sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujarnya.

Panitia dan Ta’mir Musholla / Langgar Wakoq Abdussyukur di Lingkungan 5 Desa Ngunut.

Bagi BMI, bantuan bukan sekadar soal materi. Lebih penting, kehadiran relawan diharapkan mampu menumbuhkan harapan dan semangat bagi masyarakat, terutama anak-anak, untuk terus belajar dan menatap masa depan.

Jurnalis: AG