PendidikanTulungagung

486 Siswa Baru SMPN 1 Tulungagung Ikuti MPLS, Karakter dan Disiplin Jadi Prioritas

×

486 Siswa Baru SMPN 1 Tulungagung Ikuti MPLS, Karakter dan Disiplin Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Siswa Baru SMPN 1 saat mengikuti MPLS Tahun  Ajaran 2026/2027.

 

Sekolah tekankan MPLS sebagai fondasi membentuk karakter, budaya belajar, dan kesiapan siswa menghadapi pendidikan selama tiga tahun ke depan.

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Sebanyak 486 peserta didik baru SMP Negeri 1 Tulungagung resmi mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Bagi sekolah, kegiatan ini bukan sekadar agenda penyambutan siswa baru, melainkan langkah awal membangun karakter, kedisiplinan, dan budaya belajar sebagai bekal menempuh pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.

Pelaksanaan MPLS yang dimulai Jumat (17/7/2026) diikuti seluruh siswa baru yang terbagi dalam 11 rombongan belajar (rombel). Jumlah penerimaan tahun ini dipertahankan sama seperti tahun sebelumnya untuk menjaga keseimbangan antara daya tampung dengan kapasitas ruang belajar serta sarana pendidikan yang dimiliki sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia MPLS, Rini Heri Widayanti, M.Pd., mengatakan MPLS dirancang bukan hanya untuk memperkenalkan lingkungan fisik sekolah, tetapi juga menyiapkan peserta didik agar mampu beradaptasi dengan budaya sekolah dan proses pembelajaran.

“Anak-anak harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, mengenal budaya sekolah, memahami tata tertib, dan memiliki kesiapan mental ketika kegiatan belajar mengajar dimulai,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia MPLS, Rini Heri Widayanti, M.Pd.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta didik memperoleh beragam materi yang menggabungkan aspek akademik dan pembentukan karakter. Materi tersebut meliputi Wawasan Wiyata Mandala, pendidikan karakter, tata krama di lingkungan sekolah, literasi digital, hingga etika bermedia sosial yang dinilai semakin penting di era perkembangan teknologi.

Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, panitia juga menghadirkan kegiatan Pagi Ceria dan Unjuk Karya. Melalui program tersebut, siswa diberi ruang untuk menunjukkan kreativitas, mengembangkan rasa percaya diri, sekaligus membangun kebersamaan sejak hari pertama berada di lingkungan sekolah.

Menurut Rini, antusiasme peserta didik baru terlihat sejak awal pelaksanaan MPLS. Kedisiplinan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, kerapian saat berbaris, hingga semangat menerima materi menjadi gambaran awal kesiapan mereka memasuki dunia pendidikan di SMP Negeri 1 Tulungagung.

Meski demikian, sekolah menegaskan keberhasilan MPLS tidak diukur dari kemeriahan kegiatan selama lima hari, tetapi dari sejauh mana nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, dan budaya belajar dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Karena itu, pembinaan karakter akan terus dilanjutkan setelah masa orientasi berakhir. Proses tersebut menjadi bagian dari budaya sekolah yang melibatkan guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik secara berkelanjutan.

Rini berharap seluruh siswa baru mampu memanfaatkan kesempatan belajar di SMP Negeri 1 Tulungagung untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

Dengan lingkungan belajar yang kondusif dan pembinaan yang berkesinambungan, sekolah optimistis para siswa akan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“MPLS hanyalah langkah awal. Target sesungguhnya adalah melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

Jurnalis: Pandhu
Editor: Arief