

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS — Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti ruang guru SMAN 1 Kauman Tulungagung, Senin (6/4/2026), dalam agenda pisah kenal kepala sekolah. Momentum ini menjadi penanda estafet kepemimpinan yang sarat makna dan harapan baru bagi keluarga besar sekolah.
Sebelum acara inti dimulai, siswa-siswi menampilkan Tari Gambyong, tarian tradisional khas Jawa yang anggun dan penuh filosofi. Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus wujud kecintaan terhadap budaya lokal yang terus dijaga di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah lama, Agus Sugiarto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas kebersamaan selama dua tahun memimpin SMAN 1 Kauman.
Ia menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih sekolah merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen.
“Terima kasih atas kebersamaan selama saya di SMAN 1 Kauman. Kepada Pak Wawan, bapak ibu guru di sini Insya Allah sangat kooperatif untuk diajak bekerja sama. Terima kasih juga kepada anak-anak, OSIS, dan MPK atas berbagai prestasi yang berhasil kita torehkan bersama,” ungkapnya penuh haru.
Diketahui, Agus Sugiarto selanjutnya mengemban amanah baru sebagai Kepala SMAN 1 Trenggalek.
Sementara itu, tongkat kepemimpinan kini dipegang oleh Drs. Wawan Santosa, M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Rejotangan.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan komitmen untuk melanjutkan serta mengembangkan capaian positif yang telah dirintis pendahulunya.
“Terima kasih kepada keluarga besar SMAN 1 Rejotangan yang telah mengantarkan saya hingga di titik ini. Di SMAN 1 Kauman, saya tentu harus banyak belajar dari Pak Agus yang juga Ketua MKKS yang saya kagumi. Mohon bimbingan dan kerja sama bapak ibu guru serta siswa-siswi sekalian,” tuturnya penuh semangat.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung – Trenggalek, Dian Pemilu Sari, SH. M.M., turut memberikan pesan penting terkait budaya sekolah dan penguatan karakter.
Ia menekankan bahwa selain kebersihan lingkungan, motivasi belajar juga menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul.
“Selamat kepada Bapak Agus dan Bapak Wawan atas amanah barunya. Saya selalu menekankan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari budaya sekolah, karena lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan dalam proses belajar mengajar. Namun tidak kalah penting, motivasi juga harus terus dibangun, baik dari guru kepada siswa maupun sebaliknya, agar semangat berprestasi tetap terjaga,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, siswa dapat dilibatkan secara aktif dalam menjaga kebersihan, seperti membersihkan lingkungan sebelum dan sesudah pembelajaran, serta mulai menerapkan program pemilahan sampah dengan penyediaan tempat sampah khusus.
Acara pisah kenal ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, tetapi juga menjadi simbol kesinambungan tradisi, prestasi, dan kolaborasi.
Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Drs. Wawan Santosa, M.Pd., serta fondasi kuat yang telah dibangun Agus Sugiarto, SMAN 1 Kauman Tulungagung diharapkan terus melangkah maju dan semakin berdaya saing, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Jurnalis : Nn/Rif
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !