
TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, berhasil menghadirkan nuansa kemerdekaan yang meriah melalui Bazar dan Pentas Seni selama tiga hari (1–3 Agustus 2025).
Bertempat di kawasan Visit Minapolitan Karangrejo, acara ini tak hanya memperingati HUT RI ke-80, tetapi juga menjadi wadah bagi warga untuk memamerkan karya dan bakat lokal.
Swadaya Murni, Semangat Gotong Royong
Kepala Desa Karangrejo, Dwi Agus Prasetyo, S.Pd., MM, menekankan bahwa acara ini sepenuhnya digerakkan oleh masyarakat. “Dari panitia hingga peralatan, semua murni swadaya warga. Ini bukti nyata pemberdayaan potensi lokal,” ujarnya.
Elemen desa seperti LPM, BPD, karang taruna, hingga kelompok seni bahu-membahu menyukseskan acara. Bahkan, tenda dan sound system yang digunakan merupakan milik warga sendiri.
Puluhan UMKM Unjuk Produk Unggulan
Bazar diramaikan oleh pelaku UMKM dari berbagai RW, menampilkan beragam produk:
– Hasil pertanian
– Cobek batu dan gerabah (tampah)
– Telur asin dan ikan hias
– Konveksi dan kerajinan tangan
“Setiap RW menghadirkan 2–3 pelaku usaha, termasuk kelompok wanita tani. Harapannya, ekonomi warga bisa bergerak,” tambah Dwi Agus.
Pentas Seni: Anak Muda Jadi Penggerak Budaya
Pentas seni menjadi sorotan utama, dengan penampilan:
– Anak-anak PAUD, SD, dan MI membawakan tarian tradisional
– Sanggar tari Banyu Bening
– Pertunjukan angklung dan orkestra lokal di malam hari
“Generasi muda Karangrejo luar biasa! Mereka tak hanya jadi panitia, tapi juga pelaku UMKM kreatif, seperti makanan kekinian dan lukisan,” ungkap Dwi Agus bangga.
Harapan untuk Dikembangkan Rutin
Melihat antusiasme warga, Kades berharap acara serupa bisa digelar rutin setiap pekan di Visit Minapolitan. “Ini momentum bagus untuk menggerakkan ekonomi desa,” tutupnya.
Acara ini membuktikan bahwa kolaborasi warga mampu menciptakan dampak nyata, baik secara ekonomi maupun budaya.
Jurnalis: Pandhu
Editor: Tanu Metir