

TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com – Pesantren Al Azhaar Tulungagung menggelar acara yang menghadirkan Prof. DR Sukoso, seorang guru besar dari Universitas Brawijaya Malang dan mantan Kepala BPJPH Kemenag Republik Indonesia periode 2017-2021, pada hari Sabtu, 22 Juni 2024 di Hall Utama Pesantren.
Dalam acara ini, Prof. Sukoso memberikan materi mengenai pentingnya asupan halal thoyiba dalam membentuk karakteristik generasi Indonesia.
Acara yang berlangsung di hall utama Pesantren Al Azhaar Tulungagung ini dihadiri oleh 600 peserta. Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung menyampaikan, untuk menghasilkan generasi yang sholih dan sholihah, para orang tua harus memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan yang halal dan thoyib.
Ditambahkan Kyai Imam, Asupan halal dan thoyib itu pilihan hidup. Memilihkan asupan halal dan thoyib untuk Generasi kita adalah cara cara hidup sesuai syariat Islam.
Untuk menghasilkan generasi Indonesia emas yang sehat adalah membatasi generasi kita agar tidak kecanduan game online. Game online akan menghasilkan generasi yang memiliki kecanduan judi online, dan kebiasaan hutang online. Para orang tua saat membiasakan generasi kita tidak kecanduan game online.
“Generasi Indonesia emas yang sehat menjadi harapan dan pilihan. Asupan yang halal dan thoyib merupakan faktor terpenting dalam membentuk karakter bangsa. Dan para orang tua yang punya generasi emas yang menentukannya,” tegasnya.
“Semua materi yang disampaikan oleh Prof. Sukoso akan diterapkan di Pesantren Al Azhaar Tulungagung,” kata Kyai Imam.
Prof. Sukoso menekankan, “Asupan halal dan thoyib bukan hanya pilihan, tetapi juga merupakan bagian dari cara hidup sesuai syariat Islam. Generasi Indonesia emas yang sehat harus didukung oleh asupan yang baik.”
Sebagai seorang ahli biologi molekul dan Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof. Sukoso menjelaskan, untuk mencapai generasi Indonesia emas, kita perlu memberikan asupan halal thoyiba kepada anak-anak.
Penyedia makanan di sekolah harus memperhatikan kualitas dan jumlah kalori yang diberikan. Selain itu, penting untuk membatasi kecanduan game online pada generasi muda, karena hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan kebiasaan hutang online.
“Generasi Indonesia emas yang sehat adalah harapan kita bersama. Asupan yang halal dan thoyib memiliki peran krusial dalam membentuk karakter bangsa,” tambah Prof. Sukoso.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !