Sabtu, 18 Mei 2024

16 Ribu Sapi Terinfeksi PMK, DPKH Malang Gencarkan Vaksin

MALANG, HARIAN-NEWS.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang terus menggencarkan vaksin bagi sapi yang sehat agar tidak tertular. Langkah ini untuk mengantisipasi bertambahnya Penyakit Mulut dan Kuku pada ternak.

Kepala Dinas PKH Kabupaten Malang, Eko Wahyu Widodo mengatakan, sampai saat ini ada sekitar 16 ribu sapi yang terinfeksi penyakit PMK dengan angka kematian mencapai 108, dan tingkat kesembuhan mencapai 80 persen.

“Sampai hari ini vaksin untuk sapi tetap jalan terus, dan tingkat kesembuhan sapi yang terinfeksi PMK mencapai 80 persen dengan jumlah total sapi yang sakit PMK kurang lebih 16 ribuan dan sampai hari ini jumlah angka sapi yang mati sebanyak 108 ekor,” kata Eko saat ditemui awak media di kantornya, Selasa (12/7)2022).

Eko menambahkan, dari 16 ribu yang terinfeksi PMK, ada tiga wilayah terbanyak, yaitu Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon. Penyebabnya karena tiga wilayah tersebut terbanyak memelihara sapi perah dari wilayah lain di Kabupaten Malang.

Karena populasi sapi perah di Kabupaten Malang ini yang terbanyak di tiga wilayah Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon, yang berdampak pada banyaknya sapi yang terindikasi PMK,” terang mantan Camat Singosari ini.

survey dan pendeteksi sumber air

Sampai saat ini, DPKH Kabupaten Malang terus melaksanakan vaksinasi dan pengawasan serta pendampingan bagi para peternak agar supaya PMK di Kabupaten Malang bisa segera menurun dan teratasi.

BACA JUGA :  RELAWAN GS BERSAMA PEMUDA DESA TEGARON NGANJUK GELAR BAKTI SOSIAL COVID 19

Di seluruh Kabupaten Malang sudah ada kurang l bih 90 persen sapi tervaksin, dan kami akan terus menggencarkan vaksin pada sapi agar PMK ini bisa menurun, dan untuk sapi yang telah divaksin akan di kasik tanda di telinga biar memudahkan bagi kami dalam memantau, selain itu kami terus melakukan pengawasan dan edukasi pada peternak sapi perah tentang PMK ini,” terangnya.

Dari pantauan DPKH, memang tidak bisa dipungkiri tiap hari masih ada penambahan sapi yang terinfeksi PMK, “Namun begitu tiap hari banyak juga sapi yang sembuh sekitar 20 sampai 39 ekor yang sembuh,” tandas Eko.

Terkait pemberian bantuan langsung dari Pemerintah Pusat untuk peternak sapi yang terindikasi infeksi PMK, pihaknya belum menerima petunjuk tehnis pelaksanaannya dan anggarannya.

“Terkait bantuan dari PMK bagi peternak sapi yang terdampak dari virus PMK ini, sampai saat ini kami masih belum menerima regulasi tentang bantuan langsung tersebut dan anggarannya diambilkan dari mana juga belum tahu, jadi kami masih menunggu petunjuk tehnis dari P merintah Pusat?,”  pungkas Eko Wahyu Widodo.(ts)

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Giat Pelayanan KB Gratis Implan dan IUD di Puskesmas Pagerwojo Sukses

Giat Pelayanan KB Gratis Implan dan IUD di Puskesmas Pagerwojo Sukses TULUNGAGUNG HARIAN- NEWS.com - Pada hari Selasa, tanggal 14 Mei 2024, Puskesmas Pagerwojo, Tulungagung,...

Milad ke-31 Pesantren Al Azhaar, Dihadiri Pj. Bupati Wujud Sinergi Dakwah dan Pendidikan

TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com - Pesantren Al Azhaar Tulungagung, Jawa Timur, merayakan Milad ke-31 dengan penuh syukur dan kehangatan Acara tasyakuran yang diadakan pada hari Jumat,...

Demontrasi Damai, Jurnalis Malang Raya Bersatu Menolak RUU Penyiaran

  MALANG, HARIAN-NEWS.com - Dalam sebuah demonstrasi damai yang berlangsung di depan gedung DPRD dan Balaikota Malang, para jurnalis dari Malang Raya menyatakan penolakan mereka...

Konsultasi Publik Persiapan Lahan Pembangunan SPAM Diyeng

Malang, Harian-news.com -  Setelah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kaligoro yang bertujuan untuk mengatasi kekeringan air di wilayah Malang Selatan khususnya untuk wilayah...

Mengukir Masa Depan Lingkungan: Pelantikan SAKA Kalpataru Sidoarjo 2024

SIDOARJO, HARIAN- NEWS.com - Dalam rangka memperkuat edukasi dan aksi lingkungan di kalangan pemuda, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo menggelar acara Orientasi...

Kapolres Tulungagung Berangkat Haji, Doa dan Harapan Sekretaris IPHI Jatim

AKBP Teuku Arsya Khadafi, S.H., S.I.K., M.Si.,   TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Timur, KH. Imam Mawardi Ridlwan, menyampaikan doa khusus...

Seleksi Kompetensi BLUD RSUD dr. Iskak, Wujud Transparansi dan Kesempatan bagi Calon Pegawai

TULUNGAGUNG , HARIAN- NEWS.com - Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen pada Pelayanan Kesehatan Berkualitas, ada 1.173 Peserta Ikuti Seleksi PTT RSUD dr. Iskak Dalam upaya meningkatkan...

Upaya Pengendalian Inflasi 2024, Pj. Bupati Ikuti Rakor Strategis Tulungagung Secara Daring

TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com - Pada hari Senin, 13 Mei 2024, sebuah Rapat Koordinasi (Rakor) penting telah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di...

Mbah Rahmat dan Al Azhaar Bersinergi, Buka Peluang Pendidikan PAUD dan TK Tahfidz di Ngadiluwih

KEDIRI, HARIAN- NEWS.com - Dalam langkah yang menginspirasi, Mbah H. Rahmat dari Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur mengundang Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, Abah Imam...

Perda Kota Layak Anak Disahkan, Pemkot Malang Tingkatkan Perlindungan Hak Anak

MALANG, HARIAN-NEWS.com - Dalam upaya serius meningkatkan perlindungan hak-hak anak, DPRD Kota Malang telah mengesahkan Perda Kota Layak Anak. Sidang paripurna pada Selasa (14/5/2024) menjadi...

Perayaan Milad ke-31 Pesantren Al Azhaar Tulungagung, Sebuah Refleksi Perjalanan dan Komitmen Khidmat Berjama’ah

TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com - Pesantren Al Azhaar Tulungagung merayakan miladnya yang ke-31 dengan gelar “Al Azhaar Bersholawat”, bersama Habib Sayyidi Baraqbah dari Yogyakarta. Acara ini...

MA Sains BIK Tuban, Oasis Ilmu Pengetahuan yang Membudayakan Prestasi

TUBAN, HARIAN- NEWS.com - Di bawah naungan Kemenag Kabupaten Tuban, sebuah semai pendidikan bernama MA Sains Bina Insan Kamil (BIK) Tuban telah tumbuh, berakar...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING