160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Gunakan Video Conference, Walikota Rapat Musrenbang RKPD Dengan Kepala Bappeda Jatim

KEDIRI (harian-news.com) – Bertempat di Command Center Balaikota Kediri, Walikota Abdullah Abu Bakar rapat Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kota Kediri tahun 2021 bersama Kepala Bappeda Propinsi Jawa Timur M.Rudy Ernawan, Rabu (8/4).

Hadir dalam video conference, Sekretaris Daerah Budwi Sunu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Enny Endarjati, Kepala BarenLitBang Edi Darmasto, Forkopimda, Kepala OPD, BUMD, Perguruan Tinggi, Organisasi Kemasyarakatan, LSM dan instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda menyampaikan pandemi virus corona yang menimbulkan korban jiwa dan menimbulkan dampak sektor ekonomi, sosial dan kesehatan masyarakat.

Rudy berharap setiap kabupaten kota melakukan recofusing dan relokasi kegiatan dengan efisiensi APBD yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Dana Alokasi Khusus Kesehatan serta Dana Insentif Daerah.

750 x 100 AD PLACEMENT

Disamping itu Rudy memberikan arahan kepada Pemerintah Kota Kediri, pertama mengenai kebutuhan air bersih, sanitasi dan persampahan. Kedua, juga peningkatan SDM melalui pendidikan vokasional. Ketiga, peningkatan layanan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Keempat, mitigasi dan kesiapan penanggulangan bencana.

Sementara Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyampaikan berbagai pembangunan yang telah dilakukan. “Capaiannya keberhasilan selama tahun 2019 yang luar biasa baik, sebagai contoh level smart city tahun 2019 berada pada level 3. Kami berharap di tahun 2020 bila tidak ada halangan bisa berada di level 4, agar Kota Kediri menjadi kota yang smart.” paparnya.

Kota Kediri telah berhasil dalam “Penghargaan Adipura kota sedang, WTP lima kali, Sakip dengan predikat BB, Wahana Tata Nugraha lima kali, Penghargaan Pembangunan Daerah 10 Besar Nasional, Kota peduli HAM untuk keempat kalinya. “Tentu hal ini tidak dilakukan oleh Pemerintah Kota saja melainkan juga dari masyarakat Kota Kediri.” ujarnya

Selain itu, Walikota menyampaikan dua proyek nasional yaitu pembangunan exit tol dan airport, pembangunan lingkar wilis sehingga ada investor masuk di Kota Kediri. Namun demikian, Abdullah Abu Bakar berharap dukungan infrastruktur dari pemerintah propinsi dan pusat.

750 x 100 AD PLACEMENT

Realisasi pendapatan tahun 2015 – 2019,lanjutnya, sebesar Rp.6.26 triliun dengan rata-rata capaian pertahun sebesarkurang lebih Rp.1.25 triliun. Belanja Daerah rata-rata sebesar Rp.1.28 triliun dan Belanja program rata-rata capaian pertahun Rp.750,51 miliar. Realisasi pembayaran netto pada tahun 2015 – 2019 sebesar Rp.1.63 triliun dengan rata-rata capaian per tahun Rp.327.19 miliar

Kompleksitas Kota Kediri tidak bisa diatasi dengan solusi konvensional, tapi dibutuhkan solusi inovatif yang lebih tinggi. Masyarakat Kota Kediri sangat cinta dengan kotanya, sehingga kibijakan yang dibuat oleh Pemerintah Kota Kediri selalu didukung dan dibantu oleh masyarakatnya. [git]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !