

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com — Langit Sidoarjo redup, matahari tak menyengat. Udara cukup segar pada Sabtu (25/10/2025). KH Imam Mawardi Ridlwan Ketua Dewan Pembina Lembaga Pendidikan Islam Al Azhaar Tulungagung menghadiri tasyakuran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarbendo Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo Jawa Timur.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diamanahkan oleh BGN dan dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhaar Tulungagung.

Tasyakuran SPPG Banjarbendo dimulai dengan sambutan mitra BGN, H. Budi Susilo. Ia menuturkan bahwa SPPG ini untuk berkhidmad melayanani gizi murid-murid Indonesia.
“Kami dan keluarga berkhidmad agar mendapat kesempatan berbakti pada negeri. Mohon do’a restu, semoga Gusti Alloh Ta’ala memberi perlindungan dan pertolongan” ujar Budi.
H. Budi lebih lanjut menuturkan bahwa ia hanya Mitra BGN. Karena pembiayaan dapur untuk masak setiap hari dari pemerintah, maka dapur ini milik masyarakat. Karena itu masyarakat dilibatkan.
“Delapan puluh prosen relawan SPPG Banjarbendo dari masyarakat sekitar SPPG. Saya juga sudah berkomunikasi dengan pak lurah untuk melibatkan Koperasi Merah Putih sebagai suplayer,” tambahnya.
H. Budi berharap kehadliran SPPG Banjarbendo dapat membantu membangun ekonomi masyarakat sekitar. Ia berniat mewujudkan kearifan lokal. Semoga dapat menyerap hasil UMKM di desa dan sekitar Desa Banjarbendo.
Sementara itu Ketua Dewan Pembina LPI Al Azhaar Tulungagung, KH Imam Mawardi Ridlwan dalam pengarahan berharap para relawan di SPPG Banjarbendo Sidoarjo guyub rukun, kerja sama dan bersinergi serta istiqomah berdoa.
Abah Imam lebih lanjut menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program, melainkan amanah besar yang menyangkut masa depan anak-anak Indonesia.
“Berkhidmat di MBG ini adalah dakwah sosial. Amanah untuk masa depan anak-anak kita. Anak Indonesia harus menjawab panggilan zaman dengan kasih sayang dan tanggung jawab,” tuturnya.
“Program ini bukan hanya soal gizi, tapi investasi masa depan bangsa. Kita semua punya tanggung jawab moral untuk mengawal dan memastikan program ini berhasil,” tutupnya.
Dengan semangat gotong royong sebagai pondasi menjalankan amanah maka LPI Al Azhaar melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam mengelola berharap berjalan lancar, tepat sasaran, dan membawa manfaat jangka panjang bagi generasi kita.
Menurut Kasatpel SPPG Banjarbendo Sidoarjo, Juniar Rizky Nurhayati, akan melayani 2800 penerima manfaat. Di kesempatan tasyakuran tersebut ia mengenal ahli gizi, akuntan, chief dan relawan SPPG.
Ia berjanji akan menjalankan dalam menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan.
Jurnalis IMR/AG
Editor: Arief Gringsing
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !